Mayoritas Gunung Api di Indonesia Masih Aman

Redaksi Independen

INDEPENDEN — Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, sudah berada pada Level III (Siaga) setelah mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

.
Data BPBN--Otomatisasi AI

Status Gunung Anak Krakatau dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada 2 Juli 2026 pukul 16.30 WIB setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang ditandai dengan meningkatnya kegempaan, emisi gas, munculnya anomali panas, hingga erupsi yang menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 200 meter di atas puncak.

Sementara pada Minggu 5 Juli 2026, aktivitas vulkanik gunung api di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini masih fluktuatif dan baru saja kembali mengalami erupsi.

.
Data PVMBG-- otomatisasi AI

PVMBG merekomendasikan masyarakat, wisatawan, maupun nelayan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau dan Gunung Lewotobi. Warga juga diminta tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai potensi tsunami akibat aktivitas gunung tersebut.

Di luar Gunung Anak Krakatau dan Lewotobi Laki-laki, sebagian besar gunung api aktif di Indonesia masih berada pada tingkat aktivitas yang lebih rendah. Gunung-gunung dengan status Level II (Waspada) tetap memerlukan kewaspadaan di sekitar kawasan kawah sesuai rekomendasi PVMBG, sedangkan gunung berstatus Level I (Normal) dinilai berada pada kondisi aktivitas dasar sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa dengan tetap mematuhi aturan kawasan konservasi dan rekomendasi otoritas setempat.

.
Data PVMBG-- otomatisasi AI

 

Data menunjukkan bahwa 40 gunung api di Indonesia dalam kondisi waspada. Diantaranya Gunung Bur Ni Telong di Aceh Tengah, Sinabung di Sumatera Utara dan Gamalama di Maluku Utara. Kondisi semua gunung itu dipantau secara ketat oleh pihak PVMBG

 

.
Data PVMBG-- otomatisasi AI

 

.
Data PVMBG-- otomatisasi AI

 

Maluku Utara menjadi pemilik gunung api paling banyak saat ini. Yang membuat Maluku Utara istimewa bukan hanya jumlahnya, tetapi juga tingkat aktivitasnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Ibu dan Gunung Dukono hampir terus-menerus mengalami erupsi, sehingga provinsi ini sering menjadi pusat perhatian pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

 

 

.
Data PVMBG-- otomatisasi AI

Indonesia memiliki sekitar 127 gunung api aktif, jumlah terbanyak di dunia karena berada di jalur Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Kondisi tersebut membuat pemantauan aktivitas vulkanik dilakukan secara terus-menerus oleh PVMBG melalui jaringan pos pengamatan dan sistem MAGMA Indonesia.

kali dilihat