Tiga puluh tahun berlalu, kasus pembunuhan wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin, masih menyisakan tanda tanya tentang siapa dalang di baliknya. Festival Udin 2026 di Yogyakarta kembali merawat ingatan sekaligus menagih keadilan, dengan menghubungkan keberanian Udin bersuara dengan ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan kerusakan lingkungan hari ini. Melalui seni, arsip, diskusi, dan aksi kolektif, festival ini menjadi ruang untuk menolak bungkam dan melawan berbagai bentuk perusakan serta represi.