INDEPENDEN – Peristiwa Pilot Citilink mabuk belum lama ini sempat membuat masyarakat cemas untuk menggunakan transportasi udara. Pilot Citilink, Tekad Purna Agniarmatanto diduga mabuk saat hendak menerbangkan QG 800 rute Jakarta – Surabaya. Pilot dalam kondisi mabuk, selain mengancam keselamatan penumpang, juga menjelaskan ketidakprofesionalan dalam bekerja.
Setelah peristiwa Citilink, kini giliran 2 pilot Susi Air yang terdeteksi positif menggunakan morfin. Dua pilot Susi Air berinisial DH dan DE positif menggunakan morfin setelah melewati tes urin yang dilakukan Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Cilacap. Tes urin ini dilakukan di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 11 Januari 2017.
Menurut keterangan BNNK Cilacap salah satu pilot Susi Air sempat menolak untuk dites urin. Pilot yang diketahui berinsial DH tetap ngotot bertahan di dalam pesawat, sampai akhirnya petugas BNNK menariknya keluar untuk menjalani tes urin. Selengkapnya: Dua Pilot Susi Air Ketahuan Positif Pakai Morfin di Bandara Tunggul Wulung Cilacap.